Posted on Apr - 28 - 2013
Posted by admin

Banyak sekali tempat wisata yang menyenangkan untuk dikunjungi ketika berlibur di Malang. Namun, ide untuk berlibur yang tidak sekedar berlibur yakni dengan memperluas wawasan akan Kota Malang kita tercinta nampaknya patut Ngalamers pertimbangkan juga. Pasalnya, selain kita dapat bermain dan bersenang-senang menikmati saat libur, kita nantinya pun akan dapat menimba pengetahuan baru yang sangat berharga akan kota Ngalam. Nah, sebagai bahan pertimbangan, berikut ada beberapa tempat wisata bersejarah yang patut Ngalamers kunjungi.

1. Museum Brawijaya

Museum Brawijaya

Sumber gambar: aima.student.umm.ac.id

Museum Brawijaya ini terletak di Jalan Ijen Kota Malang. Di museum inilah Ngalamers dapat belajar tentang gambaran perjuangan warga Malang melawan penjajah di masa lalu. Terdapat banyak sekali barang peninggalan sejarah yang masih terawat dengan baik di sini. Salah satu contoh koleksi unggulan museum ini adalah Gerbong Maut. Tidak hanya itu, beberapa peninggalan sejarah lainnya seperti pakaian militer jaman penjajahan Belanda, senapan, tank, meriam, kursi, mobil, komputer jaman dulu, dan masih banyak lagi lainnya.

2. Candi Singosari

Candi Singosari

Sumber gambar: kabarhotel.com

Candi Singosari yang berlokasi di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang itu pertama kali ditemukan pada abad 18. Candi Singosari ini cukup menarik. Terdapat keunikan yang terletak dalam cara pembuatan Candi Singosari ini yakni dengan menumpuk batu andesit hingga ketinggian tertentu selanjutnya diteruskan dengan mengukir batuan ini dari atas ke bawah. Selain itu, pemandangan sekitar yang mengitari candi ini pun sangat indah. Ngalamers dijamin akan suka berkunjung ke wisata sejarah yang satu ini.

3. Candi Songgoriti

Candi Songgoriti

Sumber gambar: daenkpetualang.blogspot.com

Candi Songgoriti ini merupakan candi tertua di Jawa Timur yang berada di kawasan wisata Songgoriti, Batu. Candi inilah saksi bisu awal berdirinya sebuah tempat peristirahatan keluarga kerajaan Mpu Sendok yang sengaja dibangun berdekatan dengan sumber mata air panas. Di sini, Ngalamers bisa bermain di pemandian air panas Songgoriti sambil belajar banyak hal tentang sejarah candinya.

4. Candi Kidal

Candi Kidal

Sumber gambar: dailydewi.blogspot.com

Candi Kidal dibangun oleh Dinasti Singosari di Desa Rejokidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Sampai sekarang, Candi Kidal ini masih berdiri kokoh di tengah-tengah sebuah taman indah yang dikelilingi pepohonan rindang. Saat berkunjung ke sini, Ngalamers akan bisa merasakan keagungan Kerajaan Singosari jaman dahulu yang dipadu dengan hijaunya lingkungan sekitar.

5. Candi Badut

Candi Badut

Sumber gambar: templeschurches.com

Candi Badut berlokasi sekitar 10 km dari pusat kota Malang, tepatnya di Desa Karangbesuki, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Diperkirakan, candi ini sudah berusia sekitar 1400 tahun dan diyakini sebagai peninggalan prabu Gajayana yang merupakan penguasa Kanjuruhan pada waktu itu. Meski sudah sangat tua, namun keindahan dan nilai sejarah dari Candi Badut ini masih tak lapuk oleh perkembangan jaman.

6. Candi Jago

Candi Jago

Sumber gambar: transtiket.com

Candi Jago ini terletak di Desa Jago, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Candi ini didirikan pada masa Kerajaan Singosari sekitar abad ke-13 dan memiliki panjang 23,71 meter sedang lebarnya sekitar 14 meter dengan ketinggian 9,97 meter. Di luar kaki candi terdapat relief-relief cerita Kresnayana, Parthayana, Arjunawiwaha, Kunjarakharna, Anglingdharma, dan cerita fabel. Candi yang awalnya dibangun sebagai makam Raja Wishnuwardhana ini, kini sudah menjadi salah satu tujuan wisata bersejarah di Malang.

7. Gunung Kawi

Gunung Kawi

Sumber gambar: gambar.mitrasites.com

Gunung Kawi banyak dikenal masyarakat luas sebagai desa wisata ziarah yang menawarkan pemandangan pegunungan yang manakjubkan dan tercatat sebagai desa paling menarik di sebelah barat daya Kabupaten Malang. Gunung Kawi sendiri terkenal sebagai makam dari Imam Soedjono yang merupakan satu dari tujuh bangsawan yang melawan Belanda dibawah pimpinan Pangeran Diponegoro.

Leave a Reply